from book of Aneka Kisah Teladan dan Humor sufi, penerbit Gali Ilmu Surabaya, MB. Rahimsyah
Pada suatu hari ada 3 orang bijak yang pergi berkeliling negeri untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mendesak. Sampailah mereka pada suatu hari di desa Nasrudin.
Orang-orang desa itu menyodorkan Nasrudin sebagai wakil orang-orang bijka di desa tersebut. Nasrudin dipaksa berhadapan dengan 3 orang bijka tersebut dan disekeliling mereka berkumpullah orang-orang desa menonton mereka berbicara.
Orang bjak pertama bertanya keapada Nasrudin, "dimana sebenarnya pusat bumi ini?"
Nasrudin menjawab, "tepat dibawah telapak kaki saya"
"bagaimana bisa saudara buktikan hal itu?" tanya orang bijak pertama tadi
"kalau tidak percaya, ukur saja sendiri ", jawab nasrudin
Orang bijak pertama diam dan tidak bisa bisa menjawab.
Tiba giliran orang bijka kedua, mengajukan pertanyaan, "berapa banyak jumlalh bintang yang ada dilangit?"
nasrudin menjawab, "bintang-bintang yang ada di langit itu jumlahnya sama dengan rambut yang ada di kepala saudara"
"bagaimana anda membuktikan nya itu?" tanya orang bijka kedua tadi
"hem..,kalau tidak percaya, hitung saja jumlah bulu keledai saya ini. pasti jumlahnya sama dengan bintang yang ada dilangit." jawab nasrudin.
"itu sih akal-akalan dan goblok-goblokan saudara saja" "bagaimana mungkin orang bisa menghitung jumlah bulu keledai" jawab orang bijak kedua tadi
nasrudin pun menjawab, "nah, kalau saya goblok bicara, saudara juga lebih dungu dari saya. bagaimana mungkin orang menghitung jumlah bintang di langit?"
mendengar jawaban nasrudin, orang bijak kedua tidak bisa melanjutkan.
sekarang tampillah orang bijka ketiga yang katanya paling bijak diantara kedua orang lainnya. ia agak terganggu dengan kecerdikan nasrudin dan dengan ketus bertanya, "tampaknya saudara tahu banyak mengenai keledai, tapi coba saudara katakan kepada saya berapa jumlah bulu yang ada di ekor keledai itu?"
"saya tahu jumlah nya, " jawab nasrudin. "jumlah bulu yang ada di ekor keledai sama dengan jumlah rambut yang ada di janggut dan kumis sodara."
"Tolong buktikan bagaimana itu bisa sama!" kata orang bijak ketiga tadi.
"oh, itu pekerjaan sangat mudah. begini, saudara cabut sehelai demi sehelai bulu yang ada di ekor keledai saya. setiap 1 helai bulu ekor keledai yang saudara cabut, saya juga akan mencabut sehelai rambut yang ada di kumis dan janggu saudara. nah, kalau sama berarti saya benar, jika tidak sama berarti saya salah."
tentu saja orang bijak ketiga tadi keberatan dan tidak mau menerima usulan nasrudin. dan orang-orang desa berkesimpulan ternyata nasrudin lebih bijka dari ketiga orang tersebut.
Cuma Ngiklanin Website Orang Dibayar Gan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar