hostgator coupon

KALIMAT YANG TEPAT = UMPAN BALIK POSITIF

Mengapa orang-orang indonesia kebanyakan tidak pernah maju-maju? Karena mereka tidak memiliki mental untuk mensupport secara positif dan untuk saling mendukung satu sama lain.

Salah satu contoh sederhananya,
Anda tanpa sadar melakukan kesalahan yang Anda tidak mengerti sama sekali di suatu forum internet, sehingga anda dibanned. Padahal Anda tidak bermaksud buruk, hanya bermaksud untuk menggugah dan mensupport para member lainnya, tapi karena Anda seorang newbie, tidak tahu peraturannya Anda membuat sebuah kesalahan ringan di postingan Anda sehingga kemudian keanggotaan anda di banned.

Anda tidak bisa postingan lagi. Anda sudah melayangkan email dan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada sang pemilik forum tetapi tidak ditanggapi sama sekali. Jangankan keanggotaan Anda diaktif, sekedar membalas email Anda pun tidak. Padahal mungkin Anda hanya berharap untuk sekedar menerima kata "dimaafkan" saja. Tidak lebih. Walaupun tidak bisa postingan lagi yang penting dimaafkan saja sudah cukup bagi Anda.

Dan parahnya lagi para member yang lain mencaci maki Anda. Mendapat perlakuan negatif seperti itu, sedikit tidaknya akan berpengaruh kepada Anda. Jika feedback negatif anda terima, akan muncul di perasaan Anda benci, marah dan dendam. Anda mungkin berharap, dalam hati Anda komentar yang positif yang membangun,, "ah, seandainya saja mereka berkomentar positif, dan mengatakan bahwa itu tidak boleh", dan dalam hati anda, anda berkata mungkin tidak akan timbul perasaan dendam, atau benci. Tetapi jika Anda mampu mengambil makna positifnya, Anda termasuk orang yang bermental juara.

Memang, rasanya menyebalkan ketika perbuatan yang tanpa sengaja dilakukan kemudian di persalahkan. Tapi seperti itu lah kebanyakan orang-orang kita, bahkan yang konon katanya orang yang sudah tua, yang sudah makan asam-garam dunia, atau orang yang terhormat sekalipun, ataupun orang tua kita, terkadang tanpa sadar menciptakan siklus negatif response. Hal ini yang tanpa sadar membentuk karakter-karakter generasi muda dan masyarakat kita pada umumnya menjadi jiwa yang lemah.

Contoh studi kasus lainnya lagi, yang bermaksud baik untuk menghibur anda, mengurangi kesedihan Anda tapi tanpa sadar dibalik itu semua justru menanamkan sikap, sifat dan fikiran mudah menyerah-negatif siklus.

Anda sudah baca artikel saya yang berjudul KEGAGALAN = JADIKAN SEBAGAI FEEDBACK POSITIF ATAU NEGATIF ??? Disana ada contoh komentar seorang ibu kepada anaknya karena anaknya gagal memasukkan bola ke ring basket. Anda bisa baca disana.Tapi jika belum, baiklah saya akan menulis contoh yang berbeda lainnya tetapi bermakna sama.

Suatu sore Anda baru pulang dari latihan catur. Anda begitu kesal dan marah karena Anda selalu gagal mengalahkan lawan main Anda dan Ayah Anda berkata, "jangan kecewa nak, tak semua orang pandai dan berbakat main catur.". Mungkin Ayah Anda bermaksud untuk menghibur Anda dan memberikan semangat kepada Anda. Tapi tahukah Anda, terkadang respon alam bawah sadar kita tidak merespon demikian. Yang terkadang ditangkap oleh alam bawah sadar dan perasaan Anda, tanpa Anda sadari adalah bermakna bahwa Anda sebaiknya tidak membuang-buang waktu atau menyia-nyiakan waktu Anda karena Anda tidak berbakat di bidang Catur-Anda tidak berbakat main catur.

Jika kejadian itu berlangsung berulang. Yang kemudian tidak di dukung oleh lingkungan yang positif - komentar / support positif, maka bisa jadi kemungkinan besar Anda akan memutuskan berhenti bermain catur dan jadi atlit catur. Padahal mungkin setelah kegagalan Anda yang keseratus atau keseribu ANDA baru bisa menyadari kelemahan Anda. Bertolak dari situ, Anda memperbaiki kelemahan Anda sehingga Anda selalu menang dalam bermain catur. Menang dan menang.

Siklus-siklus seperti ini akan berlangsung terus menerus, kecuali Anda berani mengambil langkah positif dan berjuang. Dan perlu disadari, niat yang baik tapi kalau tanpa sarana yang tepat akan berkahir dengan buruk. Begitu juga, pemilihan kata, kalimat yang tepat akan mampu membantu memberikan umpan balik positif yang tepat. Jika masyarakat kita sadar akan hal ini, saya yakin kita akan menjadi mayrakat yang 'besar'. Tapi mungkinkah? Saya sendiri tumbuh dilingkungan siklus yang umpan baliknya - komentar-komentar nya kebanyakan negatif.



From : Book of Quantum Learning - Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenagkan-Bobbi DePorter & Mike Hernacki yang telah disesuaikan dan diediting by jiko13.


Cuma Ngiklanin Website Orang Dibayar Gan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar