Manusia itu sempurna karena adanya 'akal'. 'AKAL' itu sendiri adalah perwujudan dari 'KECERDASAN'. Kecerdasan berfikir, menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, menyikapi masalah dan kecerdasan mengambil i'tibar (pelajaran) akan suatu kejadian dan sebagainya. Tetapi yang ingin saya kemukan disini nantinya adalah kecerdasan jiwa.
Menyikapi hal tersebut, saya tertarik untuk meulis tipe kecerdasan manusia berdasarkan kemampuan dalam kecerdasan mengambil hikmah. Atau dengan kata lain kecerdasan jiwa. Berdasarkan analisa saya, ada 4 tipe kecerdasan manusia tersebut. 4 Tipe tersebut akan saya jelaskan melalui analogika dibawah ini,
Seseorang yang ditanyakan tentang ukuran bintang dilangit, maka akan menjawab;
1. Tipe pertama akan menjawab, bintang di langit itu kecil dan meyakininya bahwa ukurannya memang kecil berdasarkan matanya.
2. Tipe kedua akan menjawab, bahwa bintang di langit itu besar. Akalnya berbicara, karena jarak yang jauh maka terlihat kecil, akan tetapi tetap menjawab ''bintang itu besar".
3. Tipe ketiga akan menjawab bahwa bintang itu kecil. Tetapi dalam hatinya ia tahu dan meyakini dengan haqqul yakin bahwa bintang itu besar. Namun dengan hatinya ia menjawab bintang itu kecil.
4. Tipe yang keempat, yang akan diam dulu jika ditanya baru kemudian menjawab. Jawabannya akan selalu berbeda tergantung siapa yang bertanya kepadanya.
Satu hal yang harus dipahami bahwa kecerdasan akal, hati dan jiwa itu berbeda-beda, tidak lah sama, namun akan saling terkait antara satu dengan yang lainnya. Jika saya ditanya, manakah yang lebih penting dan hebat diantara 4 tipe kecerdasan tersebut? Sebelum saya menjawab, maka saya akan bertanya dahulu kepada Anda dengan pertayaan yang sama seperti diatas dan Apa JAWABAN Anda?
Hemm...bagaiman dengan saya? Jawaban saya adalah jawaban yang PASTI akan sama dengan jawaban yang nanti akan Anda jawab tanpa terkecuali satu pun. PASTI SAMA! Saya Jamin Itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar